Langsung ke konten utama

SEJARAH DESA

Di Bawah Langit Awan Biru

    PROLOG Langit Desa Awan Biru tidak pernah benar-benar biru. Itulah ironi yang melekat sejak nenek moyang pertama kali menginjakkan kaki di tanah ini pada abad ke-17. Warna birunya bukan biru cerah seperti langit di pesisir Selatan, melainkan biru pucat memutih, seolah-olah warna itu luntur tercampur embun pagi yang tak pernah kering. Di siang hari yang paling terang sekalipun, selalu ada selimut kabut tipis yang bergelayut di ubun-ubun desa, turun dari lereng-lereng bukit di selatan, seperti nafas panjang yang tak pernah selesai dihembuskan. Konon, saat itu rombongan leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jayabaya tiba di dataran tinggi ini setelah berminggu-minggu berkelana. Mereka menemukan sebuah lembah subur yang dikelilingi barisan bukit, dengan air yang jernih mengalir dari celah-celah batu. Namun, keanehan langsung terasa. Eyang Jayabaya, yang dikenal memiliki  wirid  tinggi, merasakan getaran berbeda d...

Panen Jagung Hibrida Perkuat Ketahanan Pangan Desa Sriwidadi

 

Panen Jagung Hibrida Perkuat Ketahanan Pangan Desa Sriwidadi

Meta Deskripsi: Panen jagung hibrida Program Ketahanan Pangan TA 2025 di Desa Sriwidadi, Mantangai, hasil kolaborasi Pemerintah Desa dan Polsek Mantangai untuk memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi desa.

Sriwidadi, Selasa (6/1/2025); Pemerintah Desa Sriwidadi melaksanakan kegiatan panen jagung jenis hibrida sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih setengah hektare berlokasi di RT 001 Desa Sriwidadi, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas.

Kegiatan panen ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Desa Sriwidadi dengan Polsek Mantangai , sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.


Acara panen jagung hibrida tersebut dipimpin langsung oleh Aiptu S. Arif mewakili Kapolsek Mantangai beserta jajarannya,  turut hadir Kepala Desa Sriwidadi Willy Sanjaya beserta perangkat desa, serta petani setempat.

Kepala Desa Sriwidadi, Willy Sanjaya, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan melalui budidaya jagung hibrida ini merupakan langkah konkret pemerintah desa dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Panen jagung hibrida ini menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan desa tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Aiptu S. Arif mewakili Kapolsek Mantangai menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini tidak hanya sebatas pendampingan kegiatan, namun juga mencakup pola pemasaran hasil panen, yang dalam hal ini ditangani langsung oleh Polsek Mantangai. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memastikan hasil panen terserap dengan baik dan memberikan nilai ekonomi yang optimal bagi desa.

Dengan terlaksananya panen jagung hibrida ini, Pemerintah Desa Sriwidadi berharap program ketahanan pangan desa ke depan dapat terus berkelanjutan, menjadi contoh kolaborasi yang produktif, serta memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Komentar

Sejarah Desa