Langsung ke konten utama

SEJARAH DESA

NOVEL LANGIT BIRU ANAK DESA

    BUKU I LANGIT BIRU ANAK DESA Roman Inspiratif tentang Persahabatan, Pendidikan, dan Mimpi dari Desa Tertinggal Oleh: Slamet Riyadi Disclaimer Novel ini merupakan karya fiksi. Seluruh tokoh, nama tempat, peristiwa, dialog, dan konflik dalam cerita ini merupakan hasil imajinasi penulis. Kesamaan nama, tempat, latar, maupun peristiwa dengan kehidupan nyata terjadi secara tidak disengaja. Kisah ini ditulis sebagai penghormatan bagi anak-anak desa, para guru, orang tua, dan masyarakat yang tetap percaya bahwa pendidikan adalah cahaya yang mampu menuntun masa depan. Setiap halaman dalam novel ini membawa pesan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Dari rumah-rumah sederhana, jalan tanah, sekolah tua, dan kehidupan yang serba terbatas, dapat tumbuh keberanian untuk belajar, bertahan, serta memberi arti bagi sesama. Prolog Langit yang Menyimpan Janji Pagi di Desa Wanasari selalu ...

Panen Jagung Hibrida Perkuat Ketahanan Pangan Desa Sriwidadi

 

Panen Jagung Hibrida Perkuat Ketahanan Pangan Desa Sriwidadi

Meta Deskripsi: Panen jagung hibrida Program Ketahanan Pangan TA 2025 di Desa Sriwidadi, Mantangai, hasil kolaborasi Pemerintah Desa dan Polsek Mantangai untuk memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi desa.

Sriwidadi, Selasa (6/1/2025); Pemerintah Desa Sriwidadi melaksanakan kegiatan panen jagung jenis hibrida sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih setengah hektare berlokasi di RT 001 Desa Sriwidadi, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas.

Kegiatan panen ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Desa Sriwidadi dengan Polsek Mantangai , sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.


Acara panen jagung hibrida tersebut dipimpin langsung oleh Aiptu S. Arif mewakili Kapolsek Mantangai beserta jajarannya,  turut hadir Kepala Desa Sriwidadi Willy Sanjaya beserta perangkat desa, serta petani setempat.

Kepala Desa Sriwidadi, Willy Sanjaya, menyampaikan bahwa program ketahanan pangan melalui budidaya jagung hibrida ini merupakan langkah konkret pemerintah desa dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Panen jagung hibrida ini menjadi bukti bahwa program ketahanan pangan desa tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Aiptu S. Arif mewakili Kapolsek Mantangai menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini tidak hanya sebatas pendampingan kegiatan, namun juga mencakup pola pemasaran hasil panen, yang dalam hal ini ditangani langsung oleh Polsek Mantangai. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memastikan hasil panen terserap dengan baik dan memberikan nilai ekonomi yang optimal bagi desa.

Dengan terlaksananya panen jagung hibrida ini, Pemerintah Desa Sriwidadi berharap program ketahanan pangan desa ke depan dapat terus berkelanjutan, menjadi contoh kolaborasi yang produktif, serta memperkuat kemandirian pangan dan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Komentar

Sejarah Desa